Pcandu Game Vs Pecandu Rokok

CEKAT
Kumpulan Cerita Singkat
Created by : adnan



    Yoo , Kali ini saya akan cerita tentang mewawancarai seorang gamer yang menderita akibat perlakuan sang ayah kepadanya , saya adnan krisnanda melaparkan dari tempat kejadian

   seorang anak yang bernama dhika diketahui kerap diperlakukan keras oleh ayahnya sendiri , kejadian ini tak hanya terjadi sekali atau dua kali namun berkali kali hingga dhika sang anak mersa kesal kepada ayahnya , baiklah langsung saja kita tanyakan kepada korban.

  oke Dhika Mengapa ayah anda melakukan anda seperti itu ,
Dhika : Mana gw tau , bego lu ah
  okee maaf kita beralih ke pertanyaan lain , perlakuan seperti apa yang ayah anda lakukan hingga anda merasa kesal?.
Dhika : pas itu kan gw lagi di kamar main dota , lagi dikit aja dapet RAMPAGE gw tu pake Io, yeehhh bapak tai kali itu masak aku di suruh beliin rokok buat dia kan sakit nya tu di sini bro , dikit lagi rampage tu , ndak dah dia bisa gantiin rampage gw, udah mmr berkurang , abandon , gagal rampage lagi , kejam sekali yaa dunia ini , cuma beli rokok kan bisa sendiri ngapain nyuruh nyuruh lagi , kamu tau rasa sakit seorang gamer itu gak dah bisa dijelaskan.
  oke maaf jika saya tak mengerti rasa sakit yang anda rasakan tetapi mengapa anda terbawa perasaan sekali hanya karena sebuah game?.
Dhika : Kamu ni nggak ngerti apa apa diem aja ya , jeg gedeg aku jadinya , jangan buat aku marah yaa , nggak mau gak aku jawab jawab pertanyaan kamu lagi.
  
  oke pembaca sekalian  , kami mohon maaf dikarenakan dhika sedikit seensitif jadi kami hanya mendapat sedikit jawaban dari dia, oke demi memuaskan rasa penasaran kalian mengenai kejadian ini mari kita tanyakan saja seorang yang dekat dengan dhika , yang tidak lain dan tidak bukan adalah sang ayah dari seorang dhika 

  baiklah , Mengapa anda memperlakukan anak anda sekeras itu?.
Ayah Dhika : Untuk mendidik dan menjelaskan kepada dia mana yang salah dan mana yang benar.
  hmm, Apakah menurut anda bermain game itu salah bagi seorang remaja ?.
Ayah Dhika : Ohh gak perlu di tanya lagi itu sudah pasti salah , mengingat seorang anak remaja itu kan sedang proses mencari jati dirinya , tidak sepantasnya anak remaja bermain game dan seharusnya mereka anak remaja belajar menuntut ilmu , banyak orang yang menyatakan game itu baik lah bla bla bla lah dan menurut saya game itu sangat sangat tidak baik dan saya tidak mau melihat lagi anak saya Dhika bermain game.
  wow sungguh jawaban yang amat bagus , baiklah mari kita ke 
pertanyaan berikutnya , Tunggu  . mengapa kamu ke sini Dhika.

Dhika: Bapak kira game itu membuat bodoh aku , gak semua game membuat bodoh orang pak , bapak jangan jek ngejek ngejek game di depan aku pak , aku denger yang semua bapak bilang , bapak melecehkan seorang gamer , bisa saya tuntut kamu.
Ayah Dhika : DHIKA Kamu Nurut sama bapak , bapak dah capek membiayai hidup kamu dan gini cara kamu membalas bapak gini hah , bapak cuma gak mau kamu gagal gara gara game , ngerti dikit dhika ngertiin ne bapak.
Dhika : Bapak juga cuma bisa merokok aja , itu ngak memberi contoh baik tau pak.
Ayah Dhika : Memang bapak merokok tapi kamu sebagai anak jangan ngerokok dan bapak juga ingin kamu lebih sukses dari ayah mu ini dan di saat itu bapak akan bangga meilihat mu dan di saat itu pula bermain game lah sepuas puasny.
Dhika : Bapak ingin aku sukses kan tapi bapak salah , bapak hanya ingin aku sukses dengan cara bapak , Tapi Aku punya caraku sendiri ( BOOM )
Ayah Dhika : . . . . (hening)
  baik sudah selesai , saya adnan krisnanda pamit undur diri terimakasih dan selamat beraktivitas.

ending :

Tak lama kemudian Ayah dhika menghampiri dhika dan meminta maaf.

Ayah Dhika : Nak Bapak minta maaf atas semua yang bapak ucapkan , dan bapak mengjinkan kamu bermain game lagi tetapi bermain game harus ingat waktu.
Dhika : Dhika juga minta maaf pak dhika sering bandel sama bapak dan dhika janji dhika akan sukses pada waktunya dengan jalan dhika sendiri karena setiap orang punya caranya masing masing dan selera meraka masing masing
Ayah Dhika : Iya Bapak tau itu makanya bapak minta maaf , kamu mau maafin bapak 
Dhika : Jelas mau , jadi aku masih boleh main game? .
Ayah Dhika : Tentu
Dhika : Yee Makasi pak.


~~SELESAI~~

Dhika sama Bapaknya saja sudah mendapat banyak pertanyaan sekarang , giliran kalian para pembaca untuk menjawab pertanyaan dari saya "Apa Pesan Moral dari cerita tadi?", Jawab di kolom komentar, yang gak jawab pasti orang gak baca . Demi wujudkan indonesia Rajin membaca , merdeka!!! . sampai jumpa di artikel berikutnya.


  

Comments

Popular posts from this blog